Kamis, 15 Oktober 2026

Aplikasi Rekap Penilaian Sumatif

Rekap Sumatif

Panduan Alur Penggunaan Aplikasi

Ikuti 4 langkah berurutan di bawah ini untuk mengisi rekap nilai:

Langkah 1

Data Sekolah & Guru

Isi identitas Sekolah, Kelas, Semester, serta Nama/NIP Kepala Sekolah & Guru.

Langkah 2

TP & Bobot Skor

Pilih Mapel, tentukan nomor soal pada tiap TP, lalu atur poin nilai per butir soal.

Langkah 3

Input Data Siswa

Masukkan Nama Lengkap Siswa. Nama otomatis tersinkronisasi ke semua sheet mapel.

Langkah 4

Input Nilai & Cetak

Pilih Mapel di bawah, isi skor per TP. Nilai otomatis dihitung dan siap dicetak/diunduh.

Akses Mata Pelajaran Klik salah satu mapel untuk menginput skor siswa

Petunjuk Penggunaan

  • Pilih Mapel: Tentukan mata pelajaran yang akan diatur melalui dropdown di panel berwarna biru di bawah ini.
  • Pemetaan TP: Ketik kode Tujuan Pembelajaran (Misal: 1.1, 1.2) pada kolom TP di dalam tabel.
  • Alokasi Soal: Isikan nomor soal (Misal: 1-5, atau 1, 2) pada kolom Pilihan Ganda, Isian, atau Uraian. Aplikasi akan otomatis mendeteksi dan menghitung jumlah soal dari angka yang Anda ketik.
  • Panduan Skor: Tentukan bobot poin per 1 (satu) butir soal yang benar untuk masing-masing tipe soal di tabel sebelah kanan.

Pengaturan Mata Pelajaran

Atur Tujuan Pembelajaran (TP) & Bobot Skor untuk mapel terpilih.

Pemetaan TP ({{ selectedMapelMenu }})
TP Pilihan Ganda Isian Uraian
Panduan Skor / Poin
PG Isian Uraian

Jumlah Soal (Otomatis)

PG
{{ getJumlahSoal(selectedMapelMenu).pg }}
ISIAN
{{ getJumlahSoal(selectedMapelMenu).isian }}
URAIAN
{{ getJumlahSoal(selectedMapelMenu).uraian }}

Skor Maksimal (Otomatis)

PG
{{ getSkorMaks(selectedMapelMenu).pg }}
ISIAN
{{ getSkorMaks(selectedMapelMenu).isian }}
URAIAN
{{ getSkorMaks(selectedMapelMenu).uraian }}

Data Sekolah & Guru

Data ini digunakan sebagai identitas pada saat cetak laporan rekap nilai.

Kepala Sekolah

Guru

Input Data Siswa

Nama siswa yang diisi di sini akan otomatis tampil di seluruh Sheet Mata Pelajaran.

No Nama Lengkap Siswa Aksi
{{ index + 1 }}

Mata Pelajaran {{ activeTab }}

No Nama Siswa Pilihan Ganda Isian Uraian Nilai Ujian Nilai Per TP
TP {{ item.tp }}
{{ item.pg }}
TP {{ item.tp }}
{{ item.isian }}
TP {{ item.tp }}
{{ item.uraian }}
TP {{ item.tp }}
{{ index + 1 }}

Konfirmasi Reset Data

Apakah Anda yakin ingin mengosongkan semua data?

Tindakan ini akan **menghapus semua data yang tersimpan** (Data Sekolah, Input Nama Siswa, dan Nilai-nilai di seluruh mata pelajaran).

Selasa, 13 Oktober 2026

IPAS Kelas 5 [Teknologi Untuk Kehidupan]

Lukman Hakim - Hai anak-anak yang hebat !
Masih semangat kan, kali ini silakan anak-anak catat materi Teknologi Untuk Kehidupan di bawah ini ya.

Gemini Generated

Topik C: Teknologi untuk Kehidupan

A. Memahami Teknologi dan Perkembangannya

Teknologi tidak selalu berupa barang-barang elektronik yang canggih. Sederhananya, teknologi adalah penerapan ilmu pengetahuan yang diciptakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan manusia sehari-hari.

Perkembangan teknologi sudah terjadi secara bertahap sejak zaman dahulu:

  • Zaman Purba: Manusia menggunakan teknologi sederhana, seperti membuat alat dari batu tajam untuk memotong dan kayu untuk berburu.
  • Zaman Pertengahan: Mulai ditemukan alat-alat yang lebih canggih seperti kincir angin, jam, kompas, kapal layar, hingga mesin uap yang mempermudah perjalanan laut dan darat.
  • Zaman Modern: Thomas Alva Edison mulai memanfaatkan energi listrik untuk penerangan pada tahun 1879. Semenjak itu, pemanfaatan listrik terus berkembang dan melahirkan berbagai teknologi komunikasi (telepon, radio) serta alat elektronik yang kita gunakan sekarang.

B. Dampak Perkembangan Teknologi (Berbasis Listrik dan Magnet)

Penggunaan energi listrik dan prinsip magnet dalam teknologi modern sangat membantu aktivitas manusia. Namun, layaknya dua sisi koin, teknologi selalu memiliki dampak positif dan negatif.

Dampak Positif:

  1. Mempermudah aktivitas harian: Pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat (contoh: mencuci pakaian dengan mesin cuci, memasak dengan penanak nasi listrik).
  2. Komunikasi tanpa batas jarak: Kita bisa mengobrol dan bertatap muka dengan keluarga di beda kota atau negara dengan bantuan telepon pintar dan internet.
  3. Transportasi semakin cepat: Kereta api cepat (seperti Maglev yang menggunakan prinsip magnet) dan pesawat terbang membuat perjalanan sangat efisien.

Dampak Negatif:

  1. Ketergantungan dan kurang gerak: Penggunaan gawai (gadget) atau alat elektronik yang berlebihan bisa membuat kita kurang aktif secara fisik, malas bersosialisasi secara langsung, dan berpotensi merusak kesehatan mata.
  2. Polusi dan kerusakan lingkungan: Pembangkit listrik yang masih menggunakan bahan bakar fosil menghasilkan asap dan polusi udara.
  3. Timbulnya limbah elektronik: Alat elektronik yang sudah rusak dan dibuang sembarangan bisa mengeluarkan zat racun yang merusak tanah dan air.

C. Gagasan dan Upaya Penghematan Energi Listrik

Mengingat sebagian besar teknologi saat ini sangat bergantung pada listrik, dan energi listrik yang kita gunakan sebagian besar masih berasal dari bahan bakar fosil, maka kita harus bijak dalam menggunakannya.

Melalui kebiasaan sehari-hari, kita dapat merumuskan beberapa gagasan atau upaya penghematan energi listrik secara konsisten, antara lain:

  1. Mematikan lampu saat tidak digunakan: Manfaatkan cahaya Matahari untuk penerangan di siang hari dan matikan lampu ruangan jika kalian akan keluar dari ruangan tersebut.
  2. Mencabut kabel atau steker dari stopkontak: Jika televisi, kipas angin, atau charger (pengisi daya) gawai sudah selesai digunakan, segera cabut kabelnya karena arus listrik akan tetap mengalir jika kabel masih menancap.
  3. Mematikan televisi jika tidak ditonton: Jangan biarkan televisi menyala saat kalian tidur atau asyik bermain hal lain.
  4. Menggunakan pendingin ruangan (AC) atau kipas angin secukupnya: Matikan AC atau kipas angin ketika suhu udara sudah sejuk atau ketika ruangan tidak ada orang.
  5. Menutup rapat pintu kulkas: Jangan membuka pintu kulkas terlalu lama untuk melihat-lihat isinya, karena kulkas akan membutuhkan energi listrik yang lebih besar untuk mendinginkan kembali suhu di dalamnya.

D. Pembahasan 3 Pertanyaan Esensial Topik C

1. Apa itu teknologi? Teknologi adalah penerapan dari ilmu pengetahuan yang diciptakan oleh manusia untuk membantu memecahkan masalah, menyelesaikan tantangan, dan mempermudah aktivitas kehidupan sehari-hari. Harus diingat, teknologi tidak selalu membutuhkan listrik (misalnya: gunting, palu, pensil, dan roda juga merupakan teknologi).

2. Bagaimana teknologi membantu kehidupan kita? Teknologi membantu kita dengan cara menghemat waktu dan tenaga manusia. Misalnya, saat malam hari gelap, teknologi lampu membantu kita untuk tetap bisa belajar. Kendaraan bermotor membantu kita bepergian jauh tanpa kelelahan kaki, dan internet membantu kita menemukan jawaban atau informasi dalam hitungan detik.

3. Bagaimana listrik berperan dalam perkembangan teknologi? Listrik memiliki peran yang sangat besar karena listrik adalah "sumber energi utama" bagi sebagian besar teknologi modern. Sebelum listrik ditemukan, perkembangan teknologi berjalan cukup lambat. Namun setelah listrik ditemukan, berbagai inovasi besar langsung bermunculan (seperti kulkas, komputer, mesin pabrik otomatis, hingga robot). Tanpa adanya listrik, sebagian besar teknologi yang sangat memudahkan hidup kita saat ini tidak akan bisa menyala atau berfungsi.

 


Senin, 12 Oktober 2026

Bahasa Indonesia Kelas 5 SD [ Teks Prosedur ]

Lukman Hakim - Hai anak-anak yang hebat !
Masih semangat kan, kali ini silakan anak-anak belajar membuat poster materi teks prosedur dan ikuti langkah-langkah di bawah ini ya.

CARA MEMBUAT POSTER MENARIK DENGAN GEMINI AI

Berikut langkah-langkah membuat poster teks prosedur menggunakan Gemini AI

1. Klik link berikut : Klik di sini

2. Pada kolom percakapan, klik tanda panah di kiri bawah.

3. Pilih tools Buat Gambar



4. Masukan promt/perintah berikut, silakan salin promt di bawah ini.

Anda adalah seorang ahli mendesain poster yang menarik untuk siswa kelas 5 SD. Buatkan saya poster teks prosedur dengan ketentuan berikut :

Judul : [Cara Membuat Jus Buah dengan Menggunakan Blender]

Nama : [Gemini AI]

Kelas : 5B

Asal sekolah : SDN 1 Sumber Harum

Alat dan bahan :

[Potongan buah, air, es batu, blender]

Cara membuat:

[Siapkan potongan buah, air, dan es batu.]

[Siapkan blender dengan kabel sudah tersambung ke panel listrik ]

[Masukkan potongan buah, air, dan es batu ke dalam blender.]

[Tutup blender dengan baik dan nyalakan tombol pemutar.]

[Tunggu sekitar 1 menit hingga buah menjadi halus.]

[Matikan blender.]

[Sajikan jus buah dalam gelas.]

5. Pada promt/perintah silakan anak-anak ganti yang ada dalam kurung atau tulisan berwarna merah;

6. Ganti judulnya sesuai keinginan kalian mau buat apa;

7. Ganti nama dengan nama kalian;

8. Ganti alat dan bahan sesuai dengan yang ingin kalian buat;

9. Ganti cara membuat sesuai dengan langkah yang akan kalian lakukan;

9. Setelah poster jadi, silakan unduh. Tombol unduh ada di bawah gambar sebelah titik tiga;

10. Lalu kumpulkan hasil poster kalian ke link pengumpulan tugas;

11. Posting hasil poster kalian ke WA Story atau media sosial seperti FB/IG dengan caption;

Ternyata belajar Gemini bisa langsung jadi karya ! Materi pembelajaran jadi lebih kreatif, menarik, dan mudah dipahami bersama Gemini.🚀 

Ini hasil karyaku belajar bersama Gemini yaitu membuat poster.

Jangan lupa tandai Pak Lukman ya di fb/ig

Fb : Luqman Hakim

IG : @luqmanhakim19

Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD [ Norma dan Aturan ]

 Manfaat Penerapan Norma dan Aturan di Masyarakat

Pernahkah kalian membayangkan apa yang akan terjadi jika di jalan raya tidak ada lampu merah ? Wah, pasti kendaraan akan saling bertabrakan dan jalanan jadi sangat macet, kan ?

Nah, itulah gunanya norma dan aturan ! Norma dan aturan dibuat agar kita semua bisa hidup berdampingan dengan aman, tenteram, dan damai.

Yuk, kita pelajari 8 manfaat mematuhi norma dan aturan beserta contohnya!

1. Menciptakan Ketertiban

Kalau kita semua mematuhi aturan, hidup akan terasa lebih nyaman dan kita bisa menghindari pertengkaran.

  • Contoh: Mengantre dengan tertib saat mau membeli makanan di kantin sekolah atau berbaris rapi sebelum masuk ke kelas. Tidak saling dorong, ya!

2. Meningkatkan Rasa Peduli

Aturan mengajarkan kita untuk saling menolong, terutama kepada teman atau orang yang sedang kesulitan.

  • Contoh: Berbagi bekal makanan dengan teman yang lupa membawa bekal, atau mengumpulkan sumbangan untuk korban bencana alam.

3. Keluarga Hidup Rukun

Dalam norma agama, kita diajarkan untuk menyayangi dan menghormati orang tua. Kalau kita patuh, ayah dan ibu pasti bangga dan keluarga jadi rukun.

  • Contoh: Mendengarkan nasihat ayah dan ibu, membantu membersihkan kamar tidur sendiri, dan tidak berteriak saat berbicara dengan orang tua.

4. Adat Istiadat Terjaga

Setiap daerah punya tradisi atau kebiasaan yang diajarkan sejak zaman nenek moyang. Kalau kita patuh, tradisi ini tidak akan hilang.

  • Contoh: Menggunakan bahasa yang sopan kepada orang yang lebih tua, atau memakai pakaian yang sopan saat mengunjungi tempat ibadah (pura, masjid, gereja, dll).



5. Dihargai oleh Tetangga

Norma kesusilaan meminta kita untuk selalu berbuat baik. Kalau kita baik, tetangga di sekitar rumah juga akan menghargai dan menyayangi kita.

  • Contoh: Mengucapkan salam (seperti "Selamat pagi" atau "Permisi") saat melewati tetangga yang sedang duduk di depan rumahnya.

6. Rukun dengan Masyarakat

Saat kita pergi jalan-jalan ke daerah lain, kita harus menghormati aturan di sana (di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung). Kalau kita sopan, warga setempat akan menyambut kita dengan hangat.

  • Contoh: Ikut serta menyapa warga saat sedang liburan ke desa wisata, dan tidak membuang sampah sembarangan di tempat wisata tersebut.

7. Mengerjakan Ulangan dengan Tenang

Norma kesusilaan melarang kita untuk berbuat curang. Kalau kita jujur, hati jadi tenang dan tidak takut dimarahi.

  • Contoh: Mengerjakan ulangan sendiri tanpa menyontek jawaban teman. Kalau kita belajar sungguh-sungguh sebelumnya, kita pasti bisa menjawab dengan percaya diri!

8. Lalu Lintas Tertib dan Teratur

Aturan hukum di jalan raya dibuat agar semua orang (pejalan kaki dan pengendara) selamat sampai tujuan.

  • Contoh: Menyeberang jalan di zebra cross atau jembatan penyeberangan, serta selalu mengingatkan orang tua untuk memakai helm saat naik sepeda motor.

Ingat ya! Norma dan aturan itu bukan untuk mengekang kita, tapi justru menjaga kita semua agar bisa hidup bahagia bersama-sama. Yuk, kita mulai patuhi norma dan aturan dari sekarang!

Yuk coba kuis menjodohkan berikut ini :

https://lukman-hakim19.my.canva.site/manfaat-norma-dan-aturan